10 Tips Mudah Berjualan di Sosial Media Yang Cukup Efektif



Berjualan di sosial media bukanlah hal baru lagi sekarang ini. Rata-rata para pebisnis sudah memanfaatkan media sosial untuk kegiatan promosi, baik itu untuk keperluan Branding ataupun untuk penjualan.

Bukan sekedar isapan jempol belaka, jika banyak sekali jutawan ataupun miliarder yang sukses berbisnis melalui sosial media. Mereka yang sukses menjalankan bisnis di internet berasal dari beragam usia. Bahkan banyak sekali kalangan muda yang sudah menjadi pengusaha sukses dengan berjualan di sosial media.
Kira-kira apa saja yang bisa membuat seseorang sukses berjualan di sosial media, ayo baca tipsnya:
1. Menentukan Targetkan Pengguna Potensial

Tidak semua individu dapat menerima penawaran produk tertentu. Beberapa orang hanya menunjukkan minat kepada produk spesifik yang dibutuhkan atau digemari. Misalnya seorang perempuan muda yang gemar dengan aksesori perak tidak akan menunjukkan ketertarikan ketika ditawari produk kesehatan.
Sama halnya dengan seorang penggemar klub Real Madrid tidak akan tertarik membeli jerseyBarcelona atau Atletico Madrid. So, targetkan penawaran Anda ke pasar potensial.

Sebaiknya Anda berjualan di sosial media dengan membidik target market potensial dan sesuai dengan niche Anda agar lebih banyak pengguna sosial media tertarik dengan tawaran produk Anda. Biasanya cara termudah untuk berjualan pada target market potensial adalah dengan menunjukkan produk yang spesifik kepada kelompok tertentu, misalnya anak muda, perempuan, atau pun ibu-ibu.

Buatlah group di Facebook, WA, Twitter, Instagram, dan media sosial lainnya dengan mengangkat tema khusus. Misalnya group “Grosir baju impor murah”, “Sepatu Futsal”, “Busana Muslimah”, dan lain sebagainya.
Group yang mengangkat topik khusus lebih mudah diterima oleh masyarakat bila sesuai dengan minat mereka. Mereka inilah yang nantinya menjadi target market potensial Anda untuk jangka panjang.

2. Membuat Status yang Menarik

Status yang menarik akan membuat orang melakukan LIKE atau SHARE status Anda sehingga lebih banyak yang mengenal Anda dan bisnis yang dijalankan. Salah satu cara menarik perhatian adalah dengan membuat status yang sedang hangat dibicarakan. Sampaikan dengan cara yang baik dan berisi. Namun jangan pernah membuat status yang mengandung unsur SARA karena ini bisa menghacurkan bisnis Anda dengan cepat. Buatlah status-status yang bisa berpotensi viral terutama yang ada kaitannya dengan produk Anda.

3. Gunakan Hashtag

Saat mem-posting foto atau penawaran diskon, gunakanlah hashtag yang sesuai dan selipkan satu hashtag populer. Tujuannya agar posting-an Anda dapat dengan mudah terindeks dan ditemukan. Selalu gunakan hashtag pada postingan di media sosial (khususnya Twitter dan Instagram) untuk membuat banyak orang mudah melakukan pencarian produk di Instagram, Facebook, Twitter, dan lain sebagainya. Anda bisa menuliskan hastag misalnya #BajuGamisTermurah, #PusatBajuKebaya, dan lain sebagainya. Hashtag bisa Anda tambahkan di bagia bawah status di Instagram, Facebook, dan Twitter.

4. Tandai Hanya Pelanggan Dan Sesekali Mencoba Posting Secara Acak

Memberi tanda pada foto atau status di jejaring sosial yang mendukung fitur ini memang efektif menarik perhatian orang. Tetapi sembarang memilih orang dapat berujung pada pelaporan spam atau paling buruk ia akan menghapus pertemanannya.

Walaupun terkadang membuat orang kurang nyaman, sebenarnya sesekali kita bisa menyebarkan produk yang dijual kepada para pengguna sosial media dengan cara acak dan tidak beraturan. Salah satunya dengan menandai mereka melalui Facebook, Twitter, atau pun Instagram.

Meskipun acak tapi akan banyak orang melihat postingan terbaru dari produk Anda tentunya akan semakin banyak  calon pembeli yang penasaran. Anda bisa melakukannya sesekali ketika ingin melakukan test market untuk produk baru atau produk lama yang telah dioptimalkan.

Tips berjualan di media sosial yang dijelaskan di atas memang terkesan sangat sederhana dan mudah dilakukan. Namun sebenarnya tidak semua orang bisa melakukannya dengan baik secara kontinu. Itulah sebabnya dibutuhkan sebuah tim media sosial untuk bekerjasama dalam pemasaran di sosmed.

5. Pasanglah Foto Profil yang Menampilkan Produk Unggulan Anda

Gantilah foto profil secara berkala. Misalnya di jejaring sosial Facebook, gantilah minimal sebulan sekali dengan produk yang memang Anda jajakan, kemudian ganti juga foto cover dengan yang lebih fresh.

6. Gunakan Kalimat yang Menarik

Pelajarilah bahasa-bahasa marketing yang efektif, atau sales letter pendek yang menggugah minat follower untuk membaca. Sertakan bahasa-bahasa ajakan atau dorongan halus untuk melihat produk-produk Anda.

7. Hindari Kampanye Negatif Terhadap Pesaing

Persaingan adalah hal biasa, jadi jangan membuat kampanye negatif seperti misalnya menjelek-jelekkan produk pesaing. Sebab di dunia online, semakin tertindas seseorang maka semakin banyak dukungan didapatkan. Sebaliknya, semakin menindas maka semakin tidak disukai. Be a good seller!

8. Tiru Metode Marketing Flash Sale

Maksudnya begini, sesekali gunakanlah bahasa penawaran yang di dalamnya terdapat batas waktu. Misalnya penawaran diskon dengan waktu hanya beberapa hari. Atau penawaran bebas ongkos kirim dengan pembelian minimal sekian dengan batas waktu sampai sekian hari.

8. Bangun Komunikasi dengan Pelanggan

Di jejaring sosial biasanya ada fitur notifikasi hari ulang tahun teman. Nah, bangunlah hubungan personal dengan follower dan pelanggan dengan mengucapkan selamat ulang tahun kepada mereka. Atau jika ia adalah pelanggan setia, berikan hadiah kecil. Tak ada salahnya, ini akan membuat mereka merasa semakin dekat dengan Anda dan seperti halnya investasi, di masa depan mereka akan menjadi aset berharga.

9. Berikan Respon dengan Cepat

Banyak pelaku e-commerce yang menganggap bahwa jejaring sosial hanyalah tempat berbagi dan promosi, wetelah itu selesai. Padahal lewat media ini perlu juga dibangun interaksi yang baik. Setiap hari pastikan Anda menjawab pertanyaan yang dikirimkan follower. Respon harus baik, jelas dan terperinci.

10. Sesekali Buatlah Status atau Posting-an yang Bersifat Personal atau Sesuai Tren

Jualan sih jualan, tapi sesekali tidak ada salahnya membuat status atau posting-an yang bersifat personal atau mengomentari berita yang sedang hot. Hal ini untuk membuat Anda membaur seperti akun-akun lainnya.
Jejaring sosial bisa jadi lumbung emas jika dikelola dengan benar. Dan yang tak kalah penting adalah menjaga reputasi dan nama baik. Sebab jika sekali saja membuat kesalahan fatal, semua orang akan mengetahuinya dalam hitungan menit.

sumber : maxmanroe.com dan dailysocial.id

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »